Beberapa waktu lalu gue sempet ngerasa… capek aja gitu. Bukan capek fisik doang, tapi lebih ke capek yang gak keliatan.Yang kalo ditanya “kenapa?” juga bingung jawabnya. Kerjaan jalan.Hidup… ya normal-normal aja.Tapi entah kenapa, kepala rasanya penuh. Sampai akhirnya gue mutusin buat pergi.Gak jauh-jauh amat, tapi cukup buat “cabut” dari rutinitas. Dan entah kenapa, pilihan gue …
Pantai Selong Belanak Pagi Hari: Surfing, Foto, dan Sarapan Pinggir Laut
Beberapa waktu lalu gue lagi ngobrol sama seorang teman yang baru pulang liburan dari Lombok. Dia cerita banyak soal pantai. Mulai dari Kuta Lombok sampai Tanjung Aan. Tapi anehnya, dari semua tempat yang dia datangi, justru satu cerita yang paling dia ingat. Pantai Selong Belanak. Bukan karena sunset. Bukan juga karena keramaian. Tapi karena pagi …
Panduan Parkir dan Akses ke Pantai Tanjung Aan untuk Wisatawan
Beberapa waktu lalu gue lagi ngobrol santai sama seorang teman yang baru pertama kali ke Lombok. Dia cerita panjang tentang tempat-tempat yang dia kunjungi. Pantai Kuta. Bukit Merese. Dan tentu saja Pantai Tanjung Aan. Katanya pantainya indah banget. Pasirnya unik. Air lautnya jernih. Tapi di tengah ceritanya dia sempat bilang satu hal yang bikin gue …
Waktu Terbaik Mengunjungi Pantai Kuta Lombok Tanpa Keramaian
Beberapa waktu lalu gue lagi duduk santai sambil ngobrol sama teman yang baru pulang dari Lombok. Dia cerita soal Pantai Kuta Lombok. Katanya indah. Pasirnya putih. Air lautnya biru. Bukit-bukit di sekitarnya bikin pemandangannya kelihatan dramatis. Tapi di tengah ceritanya dia sempat bilang sesuatu yang menarik. “Tempatnya keren sih… tapi rame banget.” Gue cuma ketawa. …
Desa Wisata Lombok untuk Slow Travel yang Paling Menenangkan
Beberapa waktu lalu gue lagi mikir sesuatu yang agak random. Kenapa ya banyak orang datang ke Lombok cuma buat buru-buru? Serius. Datang pagi, ke pantai.Siang pindah ke bukit.Sore ngejar sunset.Malam pindah lagi ke tempat makan yang viral. Besoknya ulang lagi. Checklist tempat wisata dicentang semua. Tapi anehnya… kadang pulang-pulang malah capek. Bukan cuma capek badan. …
Kampung Tenun Lombok: Sukarara vs Pringgasela, Mana yang Lebih Autentik?
Beberapa waktu lalu gue lagi ngobrol sama seorang teman yang baru keliling Lombok. Dia cerita panjang soal pantai, sunset, dan jalanan pesisir yang indah. Tapi di tengah obrolan itu dia tiba-tiba bilang sesuatu yang menarik. “Yang paling gue inget malah bukan pantainya… tapi kampung tenunnya.” Awalnya gue kira dia bercanda. Karena biasanya orang datang ke …
Wisata Desa Lombok Tengah: Rute 1 Hari yang Santai dan Berkesan
Beberapa waktu lalu gue ngobrol sama seorang teman yang baru pertama kali jalan-jalan ke Lombok. Dia bilang sesuatu yang menarik. Katanya gini,“Gue kira Lombok itu cuma pantai sama Gili. Ternyata desa-desanya malah lebih berkesan.” Awalnya gue cuma senyum. Karena jujur aja, banyak orang datang ke Lombok dengan ekspektasi yang sama. Fokusnya selalu laut, sunset, atau …
Desa Adat Lombok yang Masih Otentik 2026: Pengalaman Budaya yang Masih Terjaga
Beberapa waktu lalu gue lagi ngobrol sama seorang traveler yang baru pulang dari Lombok. Dia bilang gini,“Pantainya bagus sih… tapi yang paling gue inget justru desanya.” Awalnya gue agak kaget juga. Karena biasanya orang kalau cerita Lombok itu ya pasti soal pantai, Gili, atau sunset di Kuta Mandalika. Tapi dia malah cerita panjang soal desa …
Desa Bilebante: Agrowisata Dekat Mandalika yang Bikin Liburan Lombok Lebih Santai
Beberapa waktu lalu gue lagi ngobrol sama temen yang baru pertama kali liburan ke Lombok. Dia bilang gini,“Gue kira Lombok itu ya cuma pantai sama Gili doang.” Terus gue cuma ketawa. Bukan karena dia salah, tapi karena gue juga dulu mikirnya sama. Pantai memang indah, Gili memang terkenal. Tapi makin lama lo eksplor Lombok, makin …
Desa Sukarara: Cara Beli Tenun Asli Lombok Tanpa Tertipu
Beberapa waktu lalu gue ngobrol sama seorang traveler yang baru pulang dari Lombok. Dia cerita panjang tentang pantai, bukit, sampai air terjun. Tapi ada satu cerita yang agak lucu. Katanya dia sempat beli kain tenun di Desa Sukarara. Awalnya dia senang banget. Warnanya cantik.Motifnya kelihatan rumit.Penjualnya juga bilang itu tenun asli buatan tangan. Tapi pas …









