Beberapa waktu terakhir ini, gw sering kepikiran satu hal waktu jalan-jalan. Kenapa ya, makin ke sini gw justru lebih suka tempat yang… sepi? Dulu, liburan tuh identik sama rame.Pantai penuh orang.Musik kenceng.Foto-foto buru-buru. Sekarang, gw malah ngerasa capek sendiri kalau suasananya terlalu berisik.Bukan capek fisik, tapi capek di kepala. Dan pengalaman di Pantai Selong Belanak …
Petualangan ke Bukit Tunak — Camping, Sunrise, dan Perlengkapan Wajib
Beberapa minggu terakhir ini gue sering mikir…kenapa ya, justru di tempat yang sinyalnya lemah, pikiran malah jadi lebih jernih? Padahal gak ada hiburan.Gak ada notifikasi.Gak ada distraksi. Dan perasaan itu paling sering muncul setiap kali gue ke Bukit Tunak. Bukan karena tempatnya ekstrem.Bukan juga karena jalurnya susah.Tapi karena suasananya pelan, luas, dan gak nuntut apa-apa …
Eksplor Desa Banyumulek: Workshop Gerabah dan Souvenir Otentik
Beberapa waktu terakhir ini gue sering kepikiran…kenapa ya, tempat-tempat yang paling berkesan itu justru bukan yang rame dan viral? Bukan yang penuh antrean.Bukan yang harus bangun pagi demi foto estetik.Tapi tempat yang ritmenya pelan, orang-orangnya fokus sama kerjaannya, dan kita sebagai tamu cuma… ikut nimbrung. Dan di Lombok, salah satu tempat yang punya rasa kayak …
Sunset Cruise Gili: Apa yang Diharapkan & Tips Foto Golden Hour
Beberapa waktu terakhir ini gue sering mikir…kenapa ya, momen sunset itu rasanya beda dibanding momen liburan lain? Bukan cuma soal warna langit.Tapi soal perasaan yang muncul pas matahari pelan-pelan turun, angin laut kena muka, dan suara ombak jadi latar yang gak minta apa-apa dari kita. Dan di Lombok, salah satu tempat yang paling sering bikin …
Pusat Oleh-Oleh Sayang-Sayang: Belanja Praktis Dekat Bandara Mataram
Beberapa waktu terakhir ini gue sering kepikiran satu hal setiap habis antar tamu ke bandara.Kenapa ya, urusan oleh-oleh itu sering banget jadi drama terakhir sebelum pulang? Ada yang panik karena belum beli apa-apa.Ada yang muter kota dulu, capek, macet, akhirnya beli asal.Ada juga yang udah dapet barang, tapi kepikiran, “Ini beneran khas Lombok gak sih?” …
Roadtrip Pantai Timur: Tanjung Bloam, Ekas, dan Spot Surf Sepi
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal…Kenapa ya setiap roadtrip ke Pantai Timur Lombok, kepala gw rasanya lebih ringan? Bukan karena gak ada masalah.Masalah mah tetep ada.Tapi di jalan, entah kenapa, semuanya jadi gak terlalu berisik. Mungkin karena jalurnya panjang.Mungkin karena pantainya sepi.Atau mungkin karena gw gak lagi buru-buru. Roadtrip kali ini gw …
Gili Kedis & Gili Petelu: Panduan Island Hopping Untuk Fotografer
Beberapa bulan terakhir ini gw sering kepikiran satu hal…Kenapa ya setiap kali motret di Lombok, hasil fotonya tuh terasa lebih “tenang”? Bukan cuma soal warna laut yang biru atau pasir yang putih.Tapi ada rasa sunyi yang masuk ke frame.Dan anehnya, makin gw santai di perjalanan, makin dapet momennya. Perasaan itu paling kerasa waktu gw island …
rental mobil lombok: Itinerary 2 Hari di Tetebatu: Ricefields, Waterfall, dan Kuliner Lokal
Beberapa waktu lalu, gue sadar satu hal.Setiap kali hidup terasa terlalu ramai, terlalu cepat, terlalu penuh target, badan gue tuh kayak otomatis pengin “menepi”. Bukan ke tempat hits.Bukan ke spot yang rame kamera.Tapi ke tempat yang bikin napas lebih pelan. Dan entah kenapa, Tetebatu selalu muncul di kepala. Bukan karena viral.Justru karena sepi.Karena di sini, …
Bukit Batu Idung: Spot Selfie Anti-mainstream dan Cara Pergi ke Sana
Beberapa waktu terakhir ini gue sering ngerasa…jalan-jalan tuh bukan lagi soal rame-ramean atau checklist destinasi. Kadang, justru tempat yang sepi, gak viral, dan agak “nyempil” itu yang bikin kepala adem. Bukit Batu Idung adalah salah satunya. Awalnya gue gak sengaja denger nama ini dari obrolan santai sopir lokal.Bukan tempat yang sering muncul di feed Instagram.Bukan …
Panduan Agrowisata Lombok: Aktivitas Belajar dan Kunjungan Edukatif
Beberapa waktu lalu, gue lagi nyetir santai ke arah Lombok Timur. Bukan ke pantai, bukan juga ke spot viral. Tujuan gue waktu itu cuma satu: pengen ngopi yang rasanya beneran jujur. Bukan kopi estetik, bukan kopi yang ribet namanya, tapi kopi yang tumbuh, dipetik, dan diolah sama orang-orang yang hidup dari tanahnya sendiri. Dan entah …









