Beberapa waktu lalu gw sempet kepikiran sesuatu. Kenapa ya banyak orang yang datang ke Lombok… tapi cuma muter di tempat yang itu-itu aja? Pantai di barat. Gili di utara. Atau Mandalika di selatan. Padahal kalau kita buka peta sedikit lebih ke timur, sebenarnya ada satu wilayah yang sering banget kelewat dari radar wisatawan. Lombok Timur. …
Penulis: admin
Lombok Roadtrip Santai 3 Hari Tanpa Ngebut
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya banyak orang yang datang ke Lombok… tapi pulangnya malah bilang capek? Padahal niat awalnya liburan. Harusnya pulang dengan badan segar. Bukan malah butuh liburan lagi setelah liburan. Awalnya gw kira mungkin karena jaraknya jauh. Atau mungkin karena terlalu banyak tempat wisata. Tapi setelah ngobrol …
One Day Trip Mandalika: Pantai + Bukit + Desa Adat
Beberapa waktu lalu gw sempat mikir satu hal yang agak menarik. Kenapa ya banyak orang datang ke Mandalika… tapi cuma sebentar? Pagi datang. Sore pulang. Awalnya gw kira karena tempatnya kecil. Atau mungkin karena orang mengira tidak banyak yang bisa dilakukan di sana. Tapi setelah ngobrol dengan beberapa traveler yang pernah jalan-jalan ke Mandalika, gw …
Lombok untuk Repeat Traveler: Destinasi Anti-Mainstream
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya banyak orang yang datang ke Lombok… terus balik lagi? Bukan sekali. Kadang dua kali. Bahkan ada yang sampai lima kali. Awalnya gw kira mungkin karena mereka belum sempat mengunjungi semua tempat wisata. Tapi setelah ngobrol dengan beberapa traveler yang sudah sering ke Lombok, ternyata …
Itinerary Lombok Selatan 2 Hari: Pantai, Bukit, dan Sunset
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya banyak orang yang datang ke Lombok… tapi pulangnya malah bilang waktunya kurang? Padahal mereka sudah liburan tiga hari. Ada juga yang sampai lima hari. Tapi tetap saja ada kalimat yang sering muncul di akhir perjalanan. “Kayaknya harus balik lagi deh.” Awalnya gw kira itu …
Rental Mobil Lombok untuk Jelajah Gili Selatan
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya setiap orang yang datang ke Lombok itu hampir selalu punya cerita tentang pulau kecil? Entah itu tentang air lautnya yang terlalu jernih. Atau tentang pasir pantainya yang putih banget sampai kadang bikin mata silau. Biasanya orang langsung kepikiran Gili Trawangan. Padahal sebenarnya Lombok punya …
Sewa Mobil Lombok untuk Keluarga: Kapasitas & Rekomendasi
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya kalau orang liburan ke Lombok bareng keluarga… topik yang paling sering bikin bingung justru bukan soal destinasi? Bukan soal pantai mana yang paling bagus. Bukan juga soal hotel mana yang paling dekat laut. Tapi justru soal yang kelihatannya sederhana. Mobil. Serius. Gw sering dengar …
Trip Lombok Tanpa Sopir: Rute Aman 3 Hari
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya banyak orang yang datang ke Lombok itu akhirnya memutuskan nyetir sendiri? Padahal kalau dipikir-pikir, pakai sopir juga sebenarnya lebih santai. Tinggal duduk, lihat pemandangan, selesai. Tapi tetap aja… banyak wisatawan yang justru memilih trip Lombok tanpa sopir. Awalnya gw sempat mikir, mungkin karena soal …
Sewa Mobil Lepas Kunci Lombok: Syarat, Deposit, dan Risiko
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya banyak wisatawan yang datang ke Lombok itu pengen banget sewa mobil lepas kunci? Padahal kalau dipikir-pikir, pilihan penyedia sewa mobil lombok dengan sopir juga sebenarnya lebih santai. Tinggal duduk, buka jendela, lihat pemandangan, selesai. Tapi tetap aja… banyak yang lebih milih nyetir sendiri. Awalnya …
Jalur Roadtrip Lombok yang Aman untuk Pengemudi Pemula
Beberapa waktu terakhir ini gw sering kepikiran satu hal. Kenapa ya banyak orang yang sebenernya pengen roadtrip di Lombok… tapi akhirnya mundur pelan-pelan? Padahal niat awalnya semangat banget. Ngobrol sama temen, bikin itinerary, browsing pantai, bahkan udah bayangin foto-foto di pinggir laut. Tapi begitu masuk ke bagian “nyetir sendiri di Lombok”, tiba-tiba kalimatnya berubah: “Ah… …









